December 18, 2017

4 Kota Sepakat Kembangkan Kerjasama Pariwisata

Taman Sari di Yogyakarta

Jakarta (Paradiso) – Tiga kota di Malaysia, George Town, Kinabalu dan Ipoh menandatangani letter of intent (LoI) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta untuk mempererat kerja sama dalam upaya pengembangan pariwisata di antara keempat kota tersebut.

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan melalui kerjasama ini, masing-masing bisa saling belajar dan memberikan masukan untuk pengembangan bidang pariwisata sehingga industri tersebut bisa berkembang dengan baik dan antar keempat kota saling mendukung.

Dia menolak kekhawatiran, kerja sama tersebut berdampak pada munculnya klaim-klaim sepihak produk-produk budaya Indonesia oleh Pemerintah Malaysia. Begitu juga dengan produk-produk budaya dan tradisi di DIY dan sekitarnya, seperti batik khas Yogyakarta, lurik Klaten maupun Gudeg Yogya.

“Tidak, jangan dikhawatirkan itu. Justru dengan kerja sama ini, kesepahaman bersama keempat kota nantinya, bisa saling meningkatkan pengetahuan dan pemahaman atas budaya masing-masing sehingga tidak muncul masalah klaim-klaim di kemudian hari,” ujarnya.

Dikatakan, selain bidang budaya dan pariwisata, program bersama antara Pemkot dengan pemerintah George Town, Kinabalu dan Ipoh juga mencakup bidang pendidikan, ekonomi dan perdagangan.

Sementara Wali Kota George Town Dato’ Patahiyah binti Ismail mengatakan Yogyakarta dan George Town memiliki kelebihan dan kekurangan di bidang pariwisata. Untuk itu, kedua kota tersebut perlu saling bekerja sama dan saling mengisi agar hasil yang diperoleh menjadi lebih baik.

Begitu pula dengan Walikota Kinabalu, Abidin Madingkir yang mengatakan, Kinabalu yang berada di wilayah Sabah, memiliki pariwisata andalan berupa eco tourism. Pemilihan wisata andalan tersebut karena Kinabalu memiliki kekayaan berupa hutan tropis dan laut.

“Yogyakarta juga memiliki unggulan wisata dengan jenis lain, yaitu budaya dan kami perlu belajar mengenai pengembangan wisata ini,” katanya. (*)

Facebook Comments