November 18, 2017

467 Juta Wisatawan Diprediksi Bakal Kunjungi Asia

Wisatawan mancanegara naik becak di Kota Solo

Jakarta (Paradiso) – Asia diproyeksi bakal menjadi lokomotif pertumbuhan bisnis pariwisata dalam beberapa tahun ke depan dan pertumbuhan frekuensi perjalanan wisata ke negara-negara Asia rata-rata naik 9% setiap tahun.

United Nations World Tourism Organization (UNWTO) mencatat pariwisata menjadi salah satu sektor bisnis unggulan negara-negara Asia yang tetap tumbuh progresif di tengah lesunya perekonomian dunia. Hingga semester I tahun ini, sekitar 467 juta wisatawan global telah menyambangi kawasan wisata di Asia.

Peningkatan kunjungan wisata ke Asia Tenggara tahun ini misalnya naik 13% ketimbang tahun lalu. Banyak perusahaan yang berperan di industri pariwisata meraup keuntungan tertinggi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Untuk memetakan potensi bisnis tahun depan, sejumlah penggiat industri pariwisata diagendakan hadir dalam ajang TravelRave 2012 yang digelar di Singapura pada 16-19 Oktober. Acara itu pula nantinya akan menasbihkan reputasi Singapura sebagai hub industri wisata di Asia.

Menurut Assistant Chief Executive Industry Development Singapore Tourism Board Neeta Lachmandas seperti yang dikutip dari bisnis.com mengungkapkan pelaku industri perlu memanfaatkan TravelRave 2012 sebagai momentum dalam menjajaki peluang bisnis bersama.

“Peluang bisnis terintegrasi terbuka lebar. Industri pariwisata di Asia tumbuh dengan sangat menggembirakan. Pengusaha harus bisa memanfaatkan kesempatan ini,” ujarnya.

Dikatakan, pertumbuhan jumlah golongan kelas menengah dan meningkatnya sumber pendapatan turut berkontribusi terhadap geliat industri pariwisata domestik dan regional Asia-Pasifik. Menurut data Abacus International Report, jumlah wisatawan golongan kelas menengah di Asia diperkirakan tumbuh hingga 2,5 miliar orang hingga 2030 mendatang. (*)

Facebook Comments