November 18, 2017

Berkendara Ramah Lingkungan Dengan E-bike

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar berkesempatan mencoba e-bike saat gelaran funbike Road to Tour de Singkarak.

Jakarta (Paradiso) – E-Bike Indonesia (ebikeID) di gagas dengan dasar keyakinan bahwa kendaraan listrik (electric vehicle) akan menjadi kendaraan di masa depan. ebikeID mengambil porsi dengan memperkenalkan sepeda listrik sebagai alat transportasi yang fun, cool, sekaligus ramah lingkungan.

Dengan menggunakan electric bike conversion kit (e-bike kit), hampir semua jenis sepeda konvensional bisa di konversi menjadi sepeda listrik sehingga sepeda tidak hanya sebagai alat olahraga ataupun hobi, tetapi bisa juga berfungsi sebagai alat transportasi.

Ceo e-bike Indonesia, David Hadi mengatakan salah satu yang menjadi perhatian e-bike yaitu dalam bidang eco-tourism dimana ingin mengintegrasikan penggunaan e-bike di tempat-tempat tujuan wisata, sehingga kami bisa ikut peran aktif dalam mengurangi tingkat polusi, kemacetan, dan penghematan bahan bakar.

“Di Bandung kami sudah melakukan kolaborasi dengan Bandung Creative City Forum (BCCF) dalam proyek Bandung Bike Sharing. Dimana beberapa titik halte sepeda di bangun sehingga wisatawan dan masyarakat Bandung bisa memiliki alternatif transportasi dengan menyewa sepeda di titik-titik yang sudah di tentukan. Di beberapa titik shelter tersebut akan tersedia e-bike sebagai pilihan. Kesamaan visi antara BCCF dan ebikeID selain dalam lingkup kelestarian yaitu citizenship. Dimana kami ingin dan ingin mengajak masyarakat luas untuk kembali beraktifitas ke jalan dengen bersepeda,” ungkap David.

Di Sumatera Barat, tambah David, tepatnya di Kota Sawah Lunto yang akan menjadi start acara event Tour de Singkarak, penggunaan e-bike akan di sosialisasikan di kota yang sedang bangkit pariwisatanya ini. Di mulai dengan Walikota dan Kepala Dinas Parisiwata disana. Mereka ingin merubah image Sawah Lunto yang bergantung pada industri penambangan batu bara yang kotor di masa lampau, menjadi tempat tujuan wisata yang bersih dan mendukung sustainable tourism.

E-bike juga ikut partisipasi dalam kegiatan funbike “road to tour de singkarak 2012” yang digelar forum wartawan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mensosialisaikan balap sepeda internasional Tour de Singkarak. Dalam kegiatan funbike Road to Tour de Singkarak pada Minggu (27/05) kemarin, tidak hanya peserta yang mencoba e-bike, bahkan wartawan dan Wamen Parekraf, Sapta Nirwandar ikut mencobanya.

Dalam satu kali charge penuh, dengan Power Pack berkekuatan 36 Volt 7Ah dan dynamo 250 watt bisa menempuh jarak 35 – 40 km, dengan kecepatan maksimum 30 – 35km/jam. Sehingga dengan tetap mempertahankan bentuk, fungsi dan ke-“asyikan” bersepeda, penambahan e-bike kit memberikan kemudahan tambahan untuk bepergian dalam jarak dekat – menengah. (*)

Facebook Comments