September 25, 2018

Dahlan Iskan Yakin Merpati Takkan Menyusul Batavia Air

Dahlan Iskan
Dahlan Iskan

Jakarta (Paradiso) – Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan meyakini nasib PT Merpati Nusantara (Persero) tidak akan sama dengan PT Metro Batavia (Batavia Air) yang diputuskan pailit karena gagal bayar utang, kan itu berbeda soal.

Menurut Dahlan, keyakinan saya itu didasari fakta bahwa utang Merpati lebih banyak ke perusahaan negara, bukan ke pihak swasta seperti Batavia Air. Masa iya perusahaan (negara) mau gugat pailit. Misal selama ini Merpati Airlines tidak bisa membayar ke bandara, utangnya kan ke Angkasa Pura. Tidak bisa bayar avtur, utangnya ke Pertamina. Jadi itu utangnya ke negara.

“Saya mengapresiasi kemajuan Merpati Nusantara yang kini telah memperbaiki diri. Sekarang sudah tidak utang avtur, asuransi maupun bandara,” katanya.

Dikatakan, meski begitu, saya mengungkapkan bahwa untuk mencegah kebangkrutan, para karyawan Merpati Airlines harus rela dicicil gajinya 50%. Demi kesenangan kemudian, karena kalau tidak, bakal tidak bisa terbang lagi.Tapi nanti pasti gaji dibayarkan.

Sebelumnya Dewan Pengawas dan Dewan Pakar Forum Pegawai Merpati (FPM) mengkhawatirkan bakal Merpati Airlines bernasib sama seperti Batavia Air karena kerugian Merpati Nusantara Airlines pada 2012 yang mendekati angka Rp 1 triliun. Utang lancar kepada Pertamina semakin bertambah (potensial default), Asuransi Jasindo sampai saat ini juga belum dilunasi bahkan diancam melalui Notice of Cancelation (NOC) untuk kesekian kalinya. (*)

Facebook Comments