April 19, 2018

Daya Dukung Bali Perlu Diperhatikan

Kini kerap terjadi kemacetan di Bali, terutama saat akhir pekan.

Bali (Paradiso) – Pengamat pariwisata I Gede Ardika yang mengingatkan pemangku kepentingan agar memperhatikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegata (wisman) yang disesuaikan daya dukung Bali yang bisa menampung 3-4 juta wisatawan per tahun.

I Gede Ardika mengatakan pembangunan yang ditujukan pada pariwisata berkelanjutan, orientasi pembangunan semestinya diarahkan efisiensi sumber daya alam, serta memperhatikan daya dukung secara fisik dan sosial budaya. Diingatkan ketersediaan air yang hanya mampu untuk 45 juta orang.

“Pemerintah seharusnya melakukan pembatasan jumlah wisatawan bukan mengarahkan pada proyeksi tanpa batas atau peningkatan target tiap tahun. Hal tersebut tepat untuk menyasar pangsa pasar wisatawan berkualitas, yang berciri khas masa tinggal yang lama, daya beli tinggi, dan memiliki interaksi sosial budaya yang baik,” ujarnya.

Dikatakan, saat ini, dengan budaya yang menggelorakan pencapaian pertumbuhan yang tiada batas, otomatis didukung konsumsi yang tinggi. Inilah yang kemudian menimbulkan eksploitasi tanpa mengindahkan konservasi untuk kehidupan generasi mendatang.

Sementara Ketua Bidang Organisasi dan Pemasaran Luar Negeri ASITA Pusat Bagus Sudibya mengatakan seiring pengembangan infrastruktur baik pada bandara dan jalan tol di Bali dalam beberapa waktu ke depan, Bali masih mampu untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sebesar 50 juta orang.

“Meski demikian, perlu dipertimbangkan sejauh mana daya dukung (carrying capacity) Bali, agar jumlah kunjungan wisatawan yang datang tidak menekan penambahan penduduk lokal yang tiap tahunnya dan tidak merusak tatanan budaya tradisional masyarakat Bali,” ungkapnya. (*)

Facebook Comments