December 18, 2017

Era Digital Permudah Bisnis Biro Perjalanan

Para peserta diskusi foto bersama seusai acara.
Para peserta diskusi foto bersama seusai acara.

Jakarta (Paradiso) – Era digital saat ini dengan adanya internet semakin memudahkan promosi pariwisata dan penjualan paket wisata yang dilakukan oleh penyedia jasa biro perjalanan (travel agent). Hal ini disampaikan Riswana Bachtiar, Anggota Tim Pakar Ticketing Astindo yang juga CEO Air Wisata Tours and Travel dalam Forum Dialog Pariwisata “Diskusi Wisata: Bisnis Travel di Era Digital” yang diselenggarakan bisnisniswisata.co, ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia) dan Forum Wartawan Parekraf di RedTop Hotel, Jakarta, Kamis (12/12/2013), dia memaparkan beberapa dampak internet bagi pelaku penyedia jasa perjalanan.

Menurut Riswana, internet semakin memudahkan kegiatan operasional penyedia jasa perjalanan, juga dapat menekan biaya. “Internet membuat kemudahan dan semakin murahnya modal memulai kegiatan operasional,” tutur Riswana.

Selanjutnya, kemudahan juga ditemukan pada pembayaran, yakni misalnya melalui anjungan tunai mandiri (ATM), kartu kredit, atau mobile banking. Melalui internet, juga mudah menciptakan jaringan dengan dengan lebih banyak orang.

“Mudah menciptakan network misalnya dengan buat blog. Kalau habis dari suatu tempat lalu ditulis pada blog lebih banyak orang yang baca,” ujarnya.

Sedangkan dari sisi destinasi wisata, Riswana mengatakan, berkat internet banyak muncul tujuan wisata baru yang akhirnya penjualan paket wisata makin beragam. “Banyak tujuan wisata baru dan rute penerbangan baru membuat penjualan paket wisata makin beragam,” ucapnya.

Banyaknya dampak positif dari internet dalam pariwisata, jelas Riswana, hal ini akan memacu kreatifitas pelaku penyedia jasa perjalanan dalam menarik konsumen. “Kemudahan penjualan travel agent akan membuat mereka harus inovatif mempertahankan market,” katanya.

Serta yang tak kalah penting, tambah Riswana, adalah mengenai perang harga yang terjadi di antara para penyedia jasa perjalanan untuk membuat paket menarik. “Perang harga itu tidak bisa dihindari sekarang,” katanya.

Paket Bali Tetap Favorit

Destinasi wisata Indonesia cukup banyak dan menarik, namun permasalahan utamanya adalah lemahnya infrastruktur. Sulitnya akses ke destinasi wisata eksotis membuat hanya beberapa destinasi wisata yang bisa dinikmati wisatawan. Hal ini juga dikeluhkan oleh pihak travel agent. Masih buruknya infrastruktur membuat mereka sulit mempromosikan destinasi wisata yang berbeda ke wisatawan.

“Infrastruktur yang tidak baik membuat harga jadi mahal. Akhirnya, kami sulit mewujudkan paket wisata dengan harga terjangkau. Akhirnya, lagi-lagi yang kami jual adalah paket wisata Bali kepada wisatawan,” kata Tedjo Iskandar, CEO TTC Net Working dalam kesempatan sama.

Apalagi, menurutnya, paket wisata Bali lebih konsisten dibandingkan paket wisata daerah lainnya. “Jadi, jangan heran kalau wisatawan lagi-lagi mengunjungi Bali,” jelasnya. (bowo)

Facebook Comments