November 18, 2018

Gandeng Ibis, AP I Bangun 2 Hotel di Juanda & Hasanuddin

Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.

Jakarta (Paradiso) – PT Angkasapura I yang mulai melakukan diversifikasi usahanya dengan membangun dua hotel bandara, di Juanda Surabaya dan Hasanuddin Makassar. Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) I Tommy Sutomo mengatakan pada tahap awal akan membangun dan mengoperasilan dua, di Juanda Surabaya diberi Ibis Budget Angkasa Pura Hotel (APH) Surabaya Airport dan APH Makassar Airport di Bandara Hasanuddin.

“Dua hotel itu nantinya akan dioperasikan oleh manajemen Ibis Hotel. Keberadaan dua hotel itu diharapkan dapat meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat, khususnya sebagai fasilitas hunian yang nyaman,” katanya dalam ground breaking dua hotel tersebut dan peresmian website www.aph.co.id

Dikatakan perkembangan arus penumpang pada sejumlah bandara yang dikelola BUMN-nya menunjukkan arah positif. Sebut saja arus penumpang di Bandara Juanda Surabaya pada 2011 telah mencapai 13,7 juta orang dan dipastikan pada 2012 bisa berkembang lebih besar, padahal fasilitas layanan terminal penumpang bandara Juanda daya tampungnya didisain hanya untuk 6,5 juta jiwa.

“Untuk itu, AP I telah berkomitmen menambah layanan terminal termasuk mengoperasikan terminal penumpang bandara Juanda lama. Khusus untuk Bandara Juanda, AP I tengah merancang dan memulai membangun terminal II untuk layanan penumpang,” ujarnya.

Ditambahkannya, dengan pembangunan Terminal II yang direncanakan untuk menampung para penumpang di rute penerbangan internasional. Kami targetkan pada tahun depan beroperasi. Pembangunan hotel di Juanda dan Hasanuddin itu merupakan langkah awal untuk merambah bisnis jasa sektor perhotelan.

“Hotel di Surabaya akan dilengkapi 144 kamar, sedangkan Makassar sebanyak 121 kamar. Pada masing-masing hotel, nantinya akan dilengkapi dengan pusat bisnis, ruang rapat, akses internet melalui WiFi, dan area sarapan,” ungkapnya.

Upaya merambah sektor jasa perhotelan itu, kata Sutomo, akan semakin ditegaskan dengan membuat hotel sejenis di Bali. Hotel di Bandara di Bali itu spesifikasinya akan lebih besar dan lebih luas dari Juanda Surabaya dan Hasanuddin Makasar. Rencananya pada pertengahan tahun ini.

Sementara Wakill Gubernur Jatim Saifullah Yusuf menegaskan sangat mendukung langkah AP I untuk membangun hotel di kawasan Bandara khususnya di Juanda Surabaya. Optimistis kedua hotel itu dapat menjadi pemacu pertumbuhan ekonomi Jatim selama 2012 yang ditargetkan bisa mencapai 7,6%.

“Dengan kata lain, ada peningkatan dibandingkan pertumbuhan ekonomi Jatim tahun 2011 mencapai 7,2% dan diharapkan bisa naik jadi kisaran 7,5%-7,6%. Pertumbuhan ekonomi Jatim ditopang sektor perdagangan, hotel, dan restoran menyumbang lebih dari 30% serta 28% sektor industri olahan, dan 17% sektor pertanian,” jelasnya.

Ditambahkannya, sektor pariwisata atau MICE di Jatim dipastikan akan berkembang dan berperan besar dalam penopang pertumbuhan ekonomi Jatim. Hotel milik AP I ini jelas akan semakin memperbesar fakta adanya potensi besar Jatim pada sektor tersebut. (*/bisnis jatim)

Facebook Comments