October 16, 2018

Jaring Wisatawan Inggris di World Tourism Market

Esthy Reko Astuti, Direktur Pencitraan Indonesia Kemenparekraf

Jakarta (Paradiso) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berupaya menjaring wisatawan Inggris dalam pameran pariwisata terbesar kedua di dunia World Tourism Market (WTM) 2012 yang berlangsung di gedung Excel London, Inggris, 5-8 November 2012.

Direktur Pencitraan Indonesia Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Esthy Reko Astuti dalam jumpa pers yang diadakan di gedung Excel, London mengatakan Inggris merupakan pasar yang sangat penting bagi Indonesia.

“Inggris merupakan salah satu negara pasar utama pariwisata Indonesia. Jumlah wisatawan Inggris yang berkunjung ke Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat. Hingga September 2012, wisatawan Inggris yang datang berlibur di Indonesia mencapai 152.379 dibandingkan September 2011 hanya 145.655 wisatawan yang berarti naik 12.96%,” ujarnya.

Meningkatnya kunjungan wisatawan Inggris ke Indonesia diharapkan juga akan berdampak kepada wisatawan di Eropa ke Indonesia. Sementara Indonesia mentargetkan sebanyak 200.000 wisatawan dari Inggris .

Dikatakan Indonesia pada tahun 2012 memfokuskan promosinya pada 16 fokus pasar yaitu Singapore, Malaysia, Australia, China, Japan, Korea Republic, USA, UK, Taiwan, India, France, The Netherlands, Germany, The Philipines, Russia dan Middle East.

“Untuk destinasi, difokuskan pada 16 destinasi Beyond Bali, yakni seperti Danau Toba, Pulau Seribu, Sunda Kepala dan Kota Tua, Borobudur, Kintamani-Danau Batur, Menjangan, Rinjani, Ende , Kalimutu, Tanjung Putting, Bunaken , Raja Ampat, Bromo, Tengger dan Semeru, Komodo, Wakatomi,Toraja, Kuta Sanur dan Nusa Dua” katanya.

Ditambahkannya, sementara tujuh minat khusus yang ingin ditampilkan yaitu wisatawan dengan minat khusus seperti budaya dan peninggalan sejarah, alam dan ecotourism, rekreasi, sport, cruise, kulinari dan olahraga serta MICE.

Sementara itu Dubes Hamzah Thayeb mengakui dengan kehadiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di London, baru-baru ini atas undangan Ratu Elizabeth merupakan promosi yang baik bagi pariwisata Indonesia di Inggris . Selain itu KBRI London selalu mengadakan kegiatan promosi pariwisata yang dikaitan dengan TTI yaitu trade, tourism and investment.

“Promosi yang dilakukan selama ini juga diarahkan kepada memperkenalkan obyek wisata Beyond Bali, yang juga sama menariknya dengan Bali,” ungkapnya. (*/ant)

Facebook Comments