Mencicipi Cita Rasa Wine Indonesia

papandayan wineBandung (Paradiso) – Beberapa wine diproduksi hampir seluruh negara di dunia, apakah itu terbuat dari anggur ataupun buah-buahan lainnya. Di Indonesia, dengan iklim tropis membuat anggur ditanam dengan siklus yang lebih pendek.

Sehingga para pembuat anggur memiliki tiga kali kesempatan panen dalam setahun, Bali adalah kampung halaman dari satu-satunya kebun anggur dan pembuatan wine di Indonesia, Hatten Wine, yang mulai berproduksi pada tahun 1994.

Telah terpilih menjadi Top 10 peningkatan produksi tercepat di Asia, Hatten Wines menggunakan anggur lokal untuk memproduksi wine yang berasal dari kebun anggurnya sendiri di Bali Utara, Kabupaten Regency yang menanam anggur hitam lokal, Alphonse-Lavalee French dan berbagai jenis anggur putih.

Director of Culinary and Service The Cantigi Restaurant, The Papandayan Bandung, Anthony O’Connell mengatakan kami akan menyandingkan dengan wine pertama dan asli dari Bali, Hatten Wine dengan 6 spesial menu utama dan termasuk Indonesian Tapas sejak kedatangan dalam acara special kami “Indonesian Wine Dinner” pada 15 April 2013.

Rangkaian dari Indonesian Special Menu yang akan melengkapi makan malam anda, seperti Steamed Udang Galah, Chicken lemongrass, turmeric and ginger consommé, Gurame with Green Mango Salad, Ayam Klaten, Lumpia Kambing Asam Pedas, Iga Bakar Balado dan untuk sorbet-nya adalah Bandrek Sorbet, diikuti dengan makanan penutup ala Indonesia.

Menu-menu akan dipasangkan dengan Jepun Sparkling Wine, Tunjung Sparkling Wine, Aga White Wine, Alexandria Muscat, Two Island Chardonnay, Two Island Cabernet Merlot, Aga Red Wine dan Pino the Bali untuk menemani makanan penutup. (*)

Facebook Comments