November 16, 2018

MNC dan Gobel Investasikan Rp600 M Bangun Resort di Mandalika

Kawasan Mandalika Lombok
Kawasan Mandalika Lombok

Jakarta (Paradiso) – PT MNC Land Tbk dan PT Gobel International yang bekerjasama membangun hotel, vila, dan golf course di Kawasan Pariwisata Mandalika Resort, Lombok Tengah.

Fasilitas pariwisata terintegrasi itu dibangun di atas lahan 164 hektare yang dikelola PT Bali Tourism Development Corporation (BTDC) dengan investasi Rp600 miliar.

Edwin Darmasetiawan, Direktur Pengembangan PT BTDC mengatakan selain itu, MNC Land dan Gobel International Sepakat menggandeng operator Club Med yang memiliki jaringan pelanggan sekitar 1,2 juta wisatawan yang tersebar di seluruh dunia dan kawasan tersebut dikembangkan dengan konsep eco green.

“Kini sedang disusun standar pembangunan fasilitas yang mengacu kepada konsep tersebut. Adapun standar tersebut harus diterapkan oleh investor, misalnya penggunaan energi surya, perangkat hemat energi, minim polusi, dan ramah lingkungan. BTDC juga akan mengelola water recycle and sea water desalination,” ujarnya.

Dikatakan, untuk penghijauan, BTDC akan segera menanami lahan 240 hektare dari Pantai Kuta hingga Pantai Gerupuk dengan 480.000 pohon produktif dan peneduh seperti sengon, meranti, trembesi, mahoni, akasia, dan sonokeling.

“Ditargetkan setelah rancang desain diselesaikan 6-12 bulan, pembangunan konstruksi hotel dan villa itu akan dimulai kwartal II/2014. Pembangunan harus segera dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya Kabupaten Lombok Tengah,” katanya.

Ditambahkannya, selain hotel dan villa, MNC Land juga membangun resor tersendiri dan kawasan golf dengan medan perbukitan. Pengembangan lahan golf dengan medan berbukit merupakan potensi yang bagus, karena belum ada di Indonesia.

Sementara Presiden Direktur PT Gobel International Rahmat Gobel mengatakan pengembangan resort lebih ditekankan pada penggunaan efisiensi energi dan sinergi dalam penggunaan produksi sumber daya alam dan manusia lokal. Produk lokal seperti ikan, daging, buah dan sayuran yang dihasilkan masyarakat Lombok akan diangkat go international.

“Konsepnya eco-smart-resort ini unik dan berbeda dari resort umumnya, untuk itu kami tertarik untuk mengembangkannya. Pembangunan smart resort ini ke depan dapat mendorong pengembangan Lombok untuk dikenal sebagai smart province,” ungkapnya. (*)

Facebook Comments