December 18, 2017

NTB Berusaha Kejar Satu Juta Wisatawan

Awanadhi Aswinabawa memberi penjelasan pada wartawan di Restoran Kembang Goela.

Jakarta (Paradiso) – Badan Promosi Pariwisata Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) membidik kunjungan satu juta wisatawan tahun ini, baik dari dalam maupun luar negeri melalui 15 lokasi pariwisata unggulan di provinsi tersebut.

“Saat ini akses ke Lombok dan Sumbawa semakin mudah, seiring dengan beroperasinya bandara internasional Lombok yang lebih besar,” kata Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB Awanadhi Aswinabawa, dalam jumpa pers di Restoran Kembang Goela, Plaza Central, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (6/9/2012) malam.

Ia mengatakan, saat ini penerbangan langsung ke Lombok semakin banyak. Tujuh penerbangan langsung dari Jakarta dan satu penerbangan transit di Surabaya menuju ibu kota NTB itu setiap harinya.

“Bahkan mulai Oktober, Air Asia akan terbang langsung ke Lombok dari Kuala Lumpur, Malaysia, tiga kali dalam seminggu,” kata Awan.

Ia berharap dengan adanya penerbangan Air Asia dari Kuala Lumpur, tidak hanya wisatawan dari Malaysia yang datang ke NTB, tapi juga wisatawan mancanegara lainnya, mengingat Kuala Lumpur bisa menjadi “hub” penerbangan lainnya.

Selain Air Asia, lanjut dia, maskapai penerbangan asal Singapura, Silk Air juga berencana menambah jumlah penerbangan dari bandar udara Changi Singapura ke Lombok menjadi lima kali seminggu, dari sebelumnya sebanyak tiga kali.

Penerbangan domestik baik Garuda, City Link, dan Mandala juga berencana menambah jumlah penerbangan mereka ke provinsi tersebut. “Dengan akses yang semakin mudah, kami optimis target kunjungan satu juta wisatawan tersebut akan tercapai,” ujar Awan.

Peningkatan fasilitas transportasi tak hanya berlaku di penambahan frekuensi penerbangan, tetapi juga dari segi infrastuktur. Bandara Internasional Lombok rencananya akan diperluas. “Landasan pesawat di bandara yang tadinya 2.700 m2 akan ditambah menjadi 3.000 m2,” jelas Awan.

Menurutnya, kini akses menuju Lombok juga semakin mudah untuk para wisatawan. Letak bandara di tengah pulau memberikan kemudahan bagi turis yang ingin berlibur di Pulau Lombok.

Semester Pertama 600 Ribu Wisatawan

Awan juga menjeIaskan, pada semester pertama sampai Juli 2012 total kunjungan ke NTB telah mencapai sekitar 600 ribu wisatawan, yang sebagian besar berasal dari dalam negeri. “Kunjungan wisatawan mancanegara hanya sekitar 27-28 persen,” katanya.

Menurut dia, sampai saat ini andalan pariwisata NTB masih pada wisata gunung (mountain), pantai (marine), dan kegiatan MICE (meeting, incentives, conferencing, and exhibitions) serta budaya.

“Sejak 4-5 tahun lalu kegiatan MICE memberi kontribusi luar biasa yaitu tidak kurang dari 45 persen, dari pendapatan sektor pariwisata NTB,” kata Awan. Sebagian besar kegiatan MICE di Lombok tersebut berasal dari perusahaan di dalam negeri, terutama Jabodetabek.

Sektor pariwisata, lanjut dia, menjadi penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) kedua terbesar di NTB. Oleh karena itu Awan berharap pemerintah daerah untuk membangun sarana publik seperti toilet umum dan infrastruktur yang lebih baik untuk mendukung kegiatan pariwisata di NTB.

BPPD NTB, kata dia, memberi prioritas pada promosi 15 titik objek wisata di Lombok dan Sumbawa, di antaranya selain Senggigi adalah pariwisata petualangan di Sumbawa, wisata Gunung Rinjani di Lombok timur, serta wisata pulau-pulau kecil seperti Gili Tarawangan. (*)

Facebook Comments