October 18, 2018

Panorama Transportasi Terbitkan Obligasi Rp 100 Milyar

Jajaran Direksi dan Komisaris PT Panorama Transportasi Tbk, saat due diligence meeting dan public expose di Kantor Panorama Tours, Jakarta.

Jakarta (Paradiso) – PT Panorama Transportasi, Tbk. (WEHA) akan menerbitkan obligasi sebanyak-banyaknya sebesar Rp 100 Milyar pada semester I tahun ini dengan tenor 3 tahun dengan tingkat bunga tetap. PT Panorama Transportasi Tbk, yang bergerak di bidang transportasi adalah anak usaha dari PT Panorama Sentrawisata, Tbk.

PT Panorama Sentrawisata, Tbk. (“PANR”) yang bergerak di bidang pariwisata telah menjadi perusahaan terbuka sejak tahun 2001, mempunyai 4 pilar yaitu travel & leisure, inbound, transportation dan MICE.

Perseroan telah menunjuk PT Victoria Securities Indonesia dan PT Waterfront Securities Indonesia sebagai penjamin emisi dan Bank Mega Tbk akan bertindak selaku wali amanat.

PT Panorama Transportasi Tbk berencana menawarkan tingkat bunga (kupon) pada kisaran 11,5% hingga 12,5%. “Kupon yang diberikan sebesar 11,5%-12,5%,” ujar Satrijanto Tirtawisata, Direktur Utama PT Panorama Transportasi Tbk. dalam due diligence meeting di Kantor Panorama, Jakarta, Selasa (24/04/2012).

PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) memberikan peringkat obligasi (rating) terhadap perseroan pada level BBB+ dengan stable outlook.

Setiawan Budiman, Direktur Victoria Securities mengungkapkan, target investor adalah investor institusi dan individu. “Nanti tergantung hasil book buildingnya,” ujar Setiawan.

Masa bookbuilding 23-27 April 2012, pernyataan efektif dari Bapepam-LK 8 Mei 2012, masa penawaran umum 10 dan 11 Mei 2012, penjatahan 14 Mei 2012, pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) 21 Mei 2012.

Perseroan berencana menggunakan dana obligasi untuk refinancing pelunasan utang kepada kreditur sekitar 70%, pembelian armada kendaraan bermotor sekitar 20% dan sekitar 10% untuk pembelian tanah dan bangunan yang akan dipergunakan untuk pool kendaraan bermotor.

Di tahun 2011, Perseroan mencatatkan peningkatan penjualan neto sebesar 26,7% menjadi Rp. 171,8 Milyar dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp. 135,5 Milyar dan peningkatan laba bersih sebesar 1.543% menjadi Rp. 4.471 juta dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp. 272 juta dengan peningkatan EBITDA sebesar 60,2% menjadi Rp. 58,3 Milyar dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp. 36,4 Milyar.

Ini dikarenakan lini usaha taksi dan lini usaha angkutan antar kota yang dikembangkan oleh Perseroan, di tahun 2011 mulai memperlihatkan kinerja yang positif dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap laba bersih dan EBITDA Perseroan dibandingkan dengan tahun 2010. (*)

Facebook Comments