December 18, 2017

Peluang Paket Wisata Tour de Singkarak

Ajang balap sepeda internasional Tour de Singkarak.

Padang (Paradiso) – Setelah tujuh etape TDS 2012 terlaksana sejak digelar 4 Juni lalu, penyelenggara ajang sepeda internasional Tour de Singkarak 2012 menyatakan pujian dan penghargaan pada masyarakat Sumbar. Dari semua lapisan telah memperlihatkan sambutan luar biasa dan mengesankan bagi semua peserta balap dan para pelaksana di lapangan.

Sepanjang rute yang telah ditempuh tujuh hari dengan jarak total 854 kilometer di 14 wilayah kabupaten kota, masyarakat di kampung dan kota di sisi jalan lintasan seakan tiada putus-putusnya menonton dan mengelu-elukan para pebalap yang melintas.

“Memang, yang paling mengesankan bagi pebalap dan rombongan dari mancanegara ialah mereka mendapatkan pemandangan dan suasana yang sempurna, variasi dari medan persawahan, bukit dan gunung, perkebunan, sungai dan danau-danau indah, dan masyarakat yang semakin disiplin, tertib serta bergelora dalam menyambut di sepajang jalan-jalan lintas rute,”, kata Direktur Promosi Pariwisata Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Pemasaran Pariwisata-Kemparekraf, M. Faried.

Pada hari Sabtu, (9/6) etape ke-6, semakin menyempurnakan kombinasi lanskap Sumbar yang akan disaksikan oleh para pebalap dan pewarta dan penulis, yakni lintasan rute dengan pemandangan laut dan masyarakat pesisirnya, dari Pariaman ke Painan.

Kerjasama organisator even (EO), pemda, kepolisian dan satuan pengamanan bersama masyarakat telah menunjukkan pengertian yang proporsional bagaimana popularitas suksesnya pelaksanaan TDS 2012 ke mancanegara akan membawa hasil bagi pengembangan pariwisata Sumbar.

Setiap hari lintasan balap panjangnya lebih 100 kilometer dengan jalan raya telah harus “steril” atau ditutup untuk semua lalu lintas, satu jam sebelum start dan setelah semua pebalap melintas. Puluhan sampai ratusan kendaraan bermotor tampak sabar antri menunggu di setiap persimpangan jalan, sampai jam dibukanya kembali penutupan arus lalu lintas, sementara di saat itulah masyarakat berhimpun di sisi-sisi jalan memberikan sorak sorai gembira pada barisan pebalap yang sedang melaju.

“Itu menunjukkan pemda, media, tokoh-tokoh masyarakat di Sumbar telah berperan aktif dan berhasil mensosialisasikan even yang memang konsepnya sport and tourism,” kata M. Faried menambahkan.

Para pewarta dan penulis mancanegara yang mengikuti ajang ini pun menyatakan kepuasan dan kekaguman mereka. Dari sudut tekhnis lomba sepeda kelas internasional, jalan-jalan pada lintasan rute memenuhi harapan semua pihak, kualitas jalan raya sampai ke pelosok-pelosok daerah mereka nyatakan “comfortable” dan “menantang”.

Dari sudut “tourism” mereka menikmati kombinasi lanskap alam yang amat bervariasi, hawa bersih sejuk, dan “masyarakat yang kaya tradisi budaya”.

Menurut M. Faried, beberapa pengamat pariwisata yang mengikuti TDS 2012 menyatakan percaya bahwa Sumbar sebagai satu destinasi pariwisata, kini semakin kondusif untuk menciptakan paket-paket wisata yang akan berdurasi tiga sampai enam hari bagi wisatawan untuk menikmati Sumbar sebagai satu kesatuan destinasi wisata.

“Paket wisata dimaksud bisa memasukkan itinerary perjalanan wisata mencakup semua rute lintasan TDS 2012. Total tujuh etape TDS 2012 menempuh lintasan sepanjang 854 kilometer di 14 wilayah kabupaten kota,” ujar M Faried.

M. Faried menekankan bahwa prospek tersebut kini semakin realistis, “diharapkan industri pariwisata mulai dari bidang aksesibilitas udara dan darat, usaha akomodasi, atraksi, dan para operator tur akan mengembangkan, mengelola dan memasarkan”, kata dia.

Dengan begitu wisman, juga wisnus, akan sungguh mengalir lebih banyak lagi ke Sumbar secara berkesinambungan.

Sedikitnya 10 media mancanegara menyiarkan TDS 2012 dengan citra Sumbar sebagai destinasi wisata, dan itu berpotensi digandakan lagi oleh media-media lain di pasar wisata mancanegara.

“Kami yakin masyarakat sudah semakin siap,” kata Faried. Pemasaran Pariwisata memerlukan kerjasama 3A yakni Aksesibilitas, Akomodasi, Atraksi, dan dukungan ATB atau aman, tertib, bersih. Itu sudah diperlihatkan selama TDS 2012, kata dia.

Kami berterima kasih kepada media lokal yang telah memberikan peran aktif dalam memberitakan tekhnis lomba, dan mensosialisasikan gagasan-gagasan pengembangan pariwisata di Sumbar. (*)

Facebook Comments