December 11, 2018

Perhelatan Wayang Summit 2012 di Monas Dibuka Wapres

Wapres Boedino didampingi Wamendikbud Wiendu Nuryanti menancapkan Gunungan Wayang menandakan secara resmi dibukanya perhelatan Wayang Summit 2012.

Jakarta (Paradiso) – Wakil Presiden Republik Indonesia Boediono didampingi oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti secara resmi membuka perhelatan akbar Wayang Summit 2012.

Pembukaan itu ditandai dengan menancapkan Gunungan Wayang di Panggung Utama arena Wayang Summit 2012 di lapangan Silang Monas Selatan (Ikada) pada hari Sabtu (24/11/2012) malam.

Wayang Summit 2012 adalah perhelatan multi event mengenai Wayang yang mempertemukan tokoh, pakar dan seniman dalang serta pertunjukan wayang dari pelosok nusantara dan mancanegara. Acara ini akan berlangsung selama dua hari; Sabtu-Minggu, 24-25 November 2012, dan menghelat agenda acara Workshop Wayang, Pameran Wayang, dan Lomba Mewarnai Karakter Wayang untuk anak-anak. Pergelaran wayang di 5 panggung menampilkan Wayang Nusantara & Wayang Dunia dibuka untuk masyarakat umum secara gratis menjadi acara utama.

Wakil Presiden Boediono mengatakan, pemerintah memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para seniman dan budayawan wayang, baik dari segenap penjuru Nusantara maupun mancanegara yang telah hadir dalam acara Wayang Summit 2012 ini, untuk menunjukan karya terbaiknya.

“jika sejak tahun 2003, wayang telah diakui oleh UNESCO sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity, maka hal ini semakin memantapkan langkah kita bersama untuk menjadikan wayang sebagai salah satu acuan dalam pembangunan kebudayaan. Baik dalam wujud acuan untuk tuntunan etika, moral dan karakter bangsa, maupun lebih luas lagi untuk pengembangan ekonomi kreatif dalam rangka mensejahterakan masyarakat,” ujar Boediono.

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti menggarisbawahi, “Wayang Summit 2012 yang bertema “Merajut Kerjasama Kebudayaan Dunia Melalui Wayang” ini digagas atas inisiatif Indonesia untuk meraih kesamaan visi dan strategi dalam melestarikan warisan budaya dunia wayang sebagai sarana memperkuat identitas dan kerjasama visi antar negara di dunia.”

Dalam kesempatan Pembukaan Wayang Summit 2012 ini, Boediono dan Wiendu Nuryanti juga menyerahkan penghargaan secara simbolis ke 3 Pamong Budaya wakil wilayah Indonesia bagian Barat, Tengah dan Timur yang menandai secara resmi Pelepasan Pamong Budaya sebanyak 100 orang sebagai penyuluh budaya non PNS yang akan disebar di seluruh pelosok negeri. Pada momen Pembukaan Wayang Summit 2012 ini Wapres bersama Wamendikbud sekaligus meresmikan program “Ayo Kembali Bersekolah”, sebuah program mengembalikan sekitar 2316 anak putus sekolah usia SD dan SMP di wilayah Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Penghargaan juga diberikan kepada 4 orang Pemerhati Wayang yaitu; H. Ekotjipto, SH., Ketua PEPADI, Amb. Drs. Suparmin Sunjoyo, Ketua Umum SENAWANGI, Drs. H. Solichin, Ketua Dewan Kebijaksanaan SENAWANGI dan Elsabeth Proust dari Total E & P Indonesie. Penghargaan juga diberikan dalam bentuk wayang kepada 5 wakil dalang, yaitu; Fedelis Kithome dari Kenya, Tang Dayu dari China, dalang cilik Canggih, Ki Wawan Ajen dan Ki Dalang Sukarlana.

Wayang Summit 2012 menggelar Pergelaran Wayang Dunia yang menampilkan Wayang dari Amerika, Iran, China dan Kenya. Sementara itu Pergelaran Wayang Nusantara menampilkan Wayang Beber Pacitan menghadirkan dalang tradisi, Mesran Guna Asmara dan dalang kontemporer Tri Ganjar Wicaksono, Wayang Kulit Dalang Bocah dengan dalang Canggih Tri Atmodjo, Wayang Kulit Palembang dengan dalang Ki Sukartana, Wayang Golek Ajen dengan dalang Ki Wawan Ajen, Wayang Kulit Palembang dengan dalang Kgs. Wirawan Rusdi, Wayang Suket bersama Slamet Gundono, Wayang Golek Menak Jogja dengan dalang Dr. Junaidi, S.Kar., M.Hum., Wayang Orang Bharata dan Wayang Kulit Purwa Solo dengan dalang Ki Manteb Soedharsono yang memainkan lakon Bima Bangkit.

Perhelatan Wayang Summit 2012 juga menghelat agenda Workshop Wayang yang mempertemukan tokoh, seniman dan pakar wayang dari Kanada, Kroasia, Perancis, India, Iran, China, dan Indonesia. Beberapa organisasi yang terlibat dalam program yang diselenggarakan pada Sabtu, 24 November 2012 ini adalah UNIMA (Union Internationale de la Marionnatte – Asosiasi Wayang Internasional), PEPADI (Persatuan Pedalangan Indonesia) dan SENA WANGI (Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia) serta APA (Asean Puppetry Association – Asosiasi Wayang ASEAN).

Wayang Summit 2012 pada hari Minggu pagi, 25 November 2012 menggelar Lomba Mewarnai Karakter Wayang untuk anak-anak yang menawarkan hadiah total sebesar Rp. 10 juta rupiah. Selain itu, selama dua hari; Sabtu dan Minggu, 24-25 November 2012 juga digelar Pameran Wayang yang menghadirkan koleksi dari para pengrajin wayang, buku, komik, dan souvenir wayang dari berbagai daerah di Indonesia. (*)

Facebook Comments