September 25, 2018

Promosi Wisata dan Investasi “Sumbawa the Essence of Paradise”

Pacuan kuda di Sumbawa jadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Jakarta (Paradiso) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan mengembangkan 50 Destinasi Pariwisata Nasional hingga tahun 2025, Kabupaten Sumbawa yang masuk dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) Koridor V.

Koridor V meliputi Bali dan Nusa Tenggara, difokuskan dalam pengembangan sektor Pariwisata, Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan. Sejalan dengan RIPPARNAS (Rencana Induk Pengembangan Kepariwisataan Nasional), Kabupaten Sumbawa termasuk dalam prioritas pengembangan Destinasi Pariwisata tersebut, yaitu Pulau Moyo – Tambora dan sekitarnya, dengan tagline : Paradise Found.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa didukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyelenggarakan Seminar dan Diskusi untuk para pihak yang terkait (stakeholders) dalam pengembangan kepariwisataan Kabupaten Sumbawa.

Hal ini dimaksudkan agar stakeholders mendapatkan gambaran dan manfaat yang maksimal serta memberikan masukan bagi pembangunan kepariwisataan Kabupaten Sumbawa.

Potensi kepariwisataan Sumbawa perlu ditunjang dengan pembangunan serta pengelolaan sumber daya wisata potensial serta seluruh aspek pendukungnya. Sebagai salah satu upaya pengembangan pariwisata Sumbawa maka diadakan rangkaian kegiatan melalui satu program yang terintegrasi dalam setahun, yang dibertajuk “Go Sumbawa 2012”.

Program ini merupakan rancangan rangkaian kegiatan pariwisata yang dikemas dalam rangka mempromosikan Sumbawa sebagai daerah tujuan wisata unggulan di Indonesia dan upaya awal pengembangan pariwisata Sumbawa agar mampu mengangkat potensi pariwisatanya secara maksimal dan daya tarik wisatawan.

Penyelenggaraan dan pensuksesan program wisata “Go Sumbawa 2012” membutuhkan dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak yang akan sangat membantu keberhasilan upaya pembangunan pariwisata di Sumbawa, agar secara khusus Sumbawa mampu berkembang dan dikenal khalayak luas, baik masyarakat Indonesia maupun masyarakat internasional.

Hal ini diharapkan membangkitkan geliat pariwisata Sumbawa agar mampu menjadi salah satu komoditi utama diluar sektor migas dan pangan.

Sebagai momentum mengawali perjalanan rangkaian program pengembangan pariwisata Go Sumbawa 2012, diadakan sebuah event berupa Promosi Wisata dan Investasi dengan tema Sumbawa “The Essence Of Paradise”.

Promosi Pariwisata dan Investasi ini merupakan kegiatan penggalangan dukungan moral maupun material dari berbagai pihak untuk memajukan dan mensukseskan program pengembangan pariwisata ”Go Sumbawa 2012”.

Kegiatan ini diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa yang mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Event ini diharapkan mendapat apresiasi dan partisipasi dari para pelaku ekonomi kreatif dan perbankan di Jakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya, serta mampu mengajak banyak kalangan dari berbagai pengembang usaha, pemerhati lingkungan untuk bekerja sama mensukseskan keseluruhan rangkaian program “Go Sumbawa 2012” yang kegiatannya akan diadakan penuh dalam satu tahun.

Bupati Sumbawa, H. Jamaluddin Malik,mengatakan bahwa Program Promosi Wisata dan Investasi Sumbawa “The Essence Of Paradise” merupakan awal rangkaian Go Sumbawa 2012. Kegiatan ini membuka forum komunikasi antar investor dari berbagai kalangan pengembang usaha, pemerhati industri pariwisata, pemerhati lingkungan, dan pemerintah serta masyarakat untuk meningkatkan hubungan kerjasama dan bisnis dalam upaya memajukan pariwisata di Sumbawa dan mensukseskan kegiatan program Go Sumbawa 2012.

Kegiatan seminar akan diawali dengan Keynote Speech olehe Sekretaris Jenderal Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wardiyatmo dengan topik “Pengembangan Destinasi Pariwisata Nasional sebagai Strategi Pembangunan Pariwisata Indonesia”.

Seminar “Pengembangan Sumbawa Sebagai Destinasi Pariwisata Nasional” ini menghadirkan pembicara M. Faried, Direktur Promosi Pariwisata Dalam Negeri, dengan topik : “Strategi Promosi dan Pengembangan Pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hengky Manurung, mewakili Direktur Pengembangan Produk Wisata, Ditjen Pengembangan Destinasi Pariwisata, dengan topik : “Strategi Pengembangan Destinasi Pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Brigjen (Pol) Arif Wachjunadi, Kapolda Nusa Tenggara Barat, dengan topik : “Situasi dan kondisi keamanan Sumbawa dalam mendukung investasi dan promosi wisata. H. Jamaluddin Malik, Bupati Kabupaten Sumbawa, dengan topik : “Potensi dan Prospek Pariwisata di Sumbawa dan Penjelasan program Go Sumbawa 2012”. (*)

Facebook Comments