December 11, 2018

Sektor Pariwisata Pangkas Tingkat Pengangguran

bursa kerja pariwisataJakarta (Paradiso) – Sektor pariwisata diyakini sebagai jurus ampuh untuk memotong angka pengganguran di Indonesia, bagaimana tidak hampir 100% lulusan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung terserap oleh industri pariwisata, seperti hotel, restauran, kapal pesiar, travel, maskapai penerbangan maupun menjadi pramuwisata secara mandiri.

“Kebutuhan SDM pariwisata di Indonesia sangat besar, hampir semua lulusan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung begitu lulus langsung ditawari pekerjaan berbagai industri pariwisata. Bahkan banyak yang belum lulus sudah dicari perusahaan,” ujar Noviendi Makalam, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenparekraf sekaligus Plt. Kepala STP Bandung di Jakarta, Rabu, (01/05/2013).

Ini merupakan tolak ukur bagaimana sektor pariwisata berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan perekonomian Indonesia. Tidak hanya mendatangkan devisa dengan kedatangan wisatawan mancanegara tapi juga mengentaskan masalah pengangguran di Indonesia.

Noviendi menceritakan, beluma lama ini STP Bandung menggelar bursa kerja pariwisata yang diikuti 50 industri pariwisata, mulai perhotelan, restoran, sampai maskapai penerbangan. Bursa kerja internasional bertajuk International Tourism and Hospitality Grand Recruitment ini digelar di Dome Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung tahun lalu.

“Dari kegiatan bursa kerja tersebut menggalang komitmen dari perusahaan untuk ikut menyerap pelamar dengan kebutuhan khusus. Hingga ditutup, sudah ada 6.800 lowongan pekerjaan yang ditawarkan peserta bursa tenaga kerja. Ini merupakan komitmen kerja yang cukup besar dari sebuah kegiatan bursa kerja,” jelas Noviendi.

Bursa kerja ini digelar untuk keenam kalinya. Awalnya, STP Bandung menggelar bursa kerja ini untuk kalangan sendiri sebagai bagian dari kebijakan tiada lulusan yang menganggur. Namun, sejak tiga tahun terakhir bursa ini terbuka untuk masyarakat umum ataupun sekolah pariwisata lain di Bandung. (*)

Facebook Comments