Tarif Pesawat Bakal Naik Tahun Depan

Airliner landing in stormy weatherJakarta (Paradiso) – Kenaikan tarif pesawat terbang bakal terjadi tahun depan. Kementerian Perhubungan (Kemhub) akan memenuhi permintaan Asosiasi Perusahaan Penerbangan Indonesia atau Indonesia National Air Carrier Association (INACA) menyesuaikan kenaikan biaya operasional (cost surcharge operation). Kemenhub akan membeikan keputusan tersebut di Desember ini dan bisa diterapkan mulai awal tahun depan.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Harry Bakti Gumay, mengatakan kami harapkan bulan ini beres. Ini menjadi hadiah tahun baru. Saya masih belum bersedia memberikan berapa besar penyesuaian biaya operasional. Yang jelas, nilainya sedikit di bawah permintaan INACA.

“Kemenhub sengaja mencari waktu yang tepat untuk mengumumkan penyesuaian tarif tersebut. Bahkan, saya memastikan pada peak season musim liburan akhir tahun ini, tidak akan terjadi perubahan harga tiket,” ujarnya.

Sementara Arif Wibowo, Ketua Umum INACA mengatakan penyesuaian harus diberikan mengingat kondisi saat ini yang semakin diperparah dengan depresiasi nilai tukar rupiah yang sudah mencapai Rp12.000. Justru saya minta kenaikan tiket diputuskan sebelum liburan akhir tahun nanti.

“Pemerintah harus mempertimbangkan keberlangsungan maskapai karena semua maskapai penerbangan mengalami tekanan yang cukup signifikan. Soal tarif penyesuaian yang lebih rendah dari harapan INACA, belum bisa membantu operasional maskapai penerbangan. Saya beralasan, patokan kenaikan biaya operasional yang INACA usulkan masih berpatokan kurs sebesar Rp11.000 per dollar AS,” katanya.

“Sebelumnya, INACA mengajukan penyesuaian tarif batas atas yang kini berlaku. Tetapi, permintaan itu ditolak pemerintah. Kemhub hanya memberikan restu untuk penyesuaian biaya operasional yang dihitung per kilometer akibat lonjakan harga avtur dan bahan baku lainnya,” ungkapnya. (*)

Facebook Comments