November 18, 2017

Tumbuhkan Rasa Cinta Batik Melalui PPBN

putra putri batikJakarta (Paradiso) – Ikatan Pecinta Batik Nusantara (IPBN) yang didukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia kembali menyelenggarakan kegiatan Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara (PPBN) 2013 untuk ketiga kalinya.

“Ajang pemilihan Putra Putri Batik Nusantara bertujuan menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan warisan budaya Indonesia khususnya. Dengan adanya Putra Putri Batik Nusantara ini, diharapkan generasi muda selalu ingat akan warisan budaya bangsa Indonesia,” kata Ayu Diah Pasha yang memprakarsai gelaran Putra Putri Batik Nusantara di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (2/10/2013) malam.

Setelah melalui tahap audisi, panitia Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara 2013 telah menetapkan 28 finalis. Mereka merupakan perwakilan dari sejumlah daerah di Indonesia.

Ayu Diah menjelaskan, selain memenuhi syarat administratif dan kriteria fisik, para finalis Putra Putri Batik Nusantara 2013 bisa lolos seleksi setelah berhasil melalui beberapa penilaian. Seperti tes psikologi, kemampuan bekerja sama dalam tim, penampilan, pengetahuan umum, memiliki wawasan tentang batik, kemampuan berkomunikasi, serta keterampilan (kesenian dan bahasa asing)

Penilaian dilakukan oleh tim juri yang terdiri dari psikolog, pakar pariwisata dan industri kreatif, pakar bahasa, pakar tata busana dan etiket, pakar komunikasi, pakar budaya serta perancang busana dan batik. Hasil rapat Tim Juri, masih menurut Diah Ayu, menetapkan nama-nama Finalis Putra Putri Batik Nusantara 2013. Kesemua finalis itu, berhak mengikuti karantina dari tanggal 29 September sampai 3 Oktober 2013.

Ayu Diah mengungkapkan, ini adalah kali ketiga Putra Putri Batik Nusantara digelar. Di tahun ketiga ini pesertanya mencapai hampir 406. Semua peserta memiliki kemampuan yang sama sehingga terjadi persaingan ketat. Dari jumlah 406 peserta kemudian disaring sampai 57 finalis. Mereka datang dari Lhoksemawe, Bali, Bandung, Kalimantan, Lampung, Sulawesi dan daerah lainnya.

Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara ini melibatkan juri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kretaif , DR. Sapta Nirwandar, Anita Chairul Tanjung (Pemerhati Batik), Musa Widyatmojo (Desainer), Ir. Khairul Azwar M.Si. (Anggota Komisi X DPR RI), Melisa M. Rusli (Pemerhati Batik), dan Tumbu Astiani Ramelan (Yayasan Batik Indonesia). (*)

Facebook Comments