September 25, 2018

Wakil Bali Sabet Gelar Miss Coffee Indonesia 2012

Putu Anandita (tengah) bersama pemenang kategori lainnya pada gelaran pemilihan Miss Coffee Indonesia 2012.

Jakarta (Paradiso) – Kontestan asal Bali, Putu Anandita, terpilih menjadi pemenang Miss Coffee Indonesia 2012. Dia terpilih karena pengetahuannya yang mendalam seputar kopi Indonesia. Kontes Miss Coffee Indonesia 2012 dihelat untuk pertama kalinya. Pada malam Grand Final yang digelar di SMESCO Building, Jakarta, Senin (4/6/2012), Putu Anandita dinobatkan sebagai pemenang dengan mengalahkan 36 kontestan lain dari 33 provinsi di seluruh Indonesia.

Wanita berkulit eksotis ini awalnya lolos babak penyisihan 15 besar, namanya kemudian juga disebut dalam babak 5 besar.

Dari awal, Putu berhasil memikat sembilan orang juri dengan pengetahuannya seputar kopi. Di babak 15 besar, dia ditanya mengenai jenis kopi yang cocok ditanam di tanah gambut. Dengan lugas Putu menjawab, kopi liberica karena akarnya kuat.

Jawabannya kembali memukai dewan juri pada babak lima besar, ketika ditanya mengenai manfaat kopi. Di babak ini, dia berhasil mengalahkan kontestan asal Gorontalo, Sulawesi Selatan, Yogyakarta, dan Jakarta II.

“Manfaat kopi banyak, tapi favorit saya adalah mencegah kanker payudara, melancarkan peredaran darah, mencegah kanker pankreas dan usus, dan lain-lain,” Putu menjelaskan.

Dengan pengetahuan mendalam mengenai kopi dan kecakapan menjawab pertanyaan dewan juri, Putu pun berhasil membawa pulang mahkota Miss Coffee Indonesia 2012. Sementara, Runner Up 4 diraih oleh Rizki Anindya (Gorontalo), Runner Up 3 Andi Aisyah Shinta Devi (Sulawesi Selatan), Runner Up 2 Wilda Ayu Mandasari (Yogyakarta), dan Runner Up 1 Bianca Beatrice (DKI Jakarta 2). Kemudian, penghargaan Miss Congeniality diraih Yuliana Natalia Menufandu (Papua), Miss Intelligence Rizkha Monica Dewi (Banten), dan Miss Talent Mutiarani (Jambi).

Putu Anandita, Miss Coffee 2012

Para pemenang dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Kuntari Sapta Nirwandar (Ketua Kompetisi), Vita Gamawan Fauzi , Prof. Wiendu Nuryanti (Wamendikbud bidang kebudayaan), HE. Alice Mageza MS (Duta Besar Zimbabwe untuk Indonesia), HE. Edoardo Goldaron Ladesma (Duta Besar Ekuador untuk Indonesia), Inggrid Syarifudin Hasan (Anggota DPR), Firmansyah Rahim (Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenparekraf), Mien Uno (Presdir Lembaga Pendidikan Duta Bangsa), Pranoto Soenarto (Direktur PT Excelso), Karlina D Chandra (Ketua pelaksana Miss Coffee Indonesia), Cicie Sulisto, Wawa Sugimurwati (pakar kecantikan).

Setelah kontes ini, Putu bersiap mengikuti kontes Miss Coffee International 2012 bersama Miss Coffee lainnya dari seluruh dunia pada Oktober mendatang di Bali.

Rangkaian acara Miss Coffee Indonesia 2012 berlangsung sejak tanggal 31 Mei – 05 Juni 2012. Peserta menjalani karantina sejak tanggal 31 Mei 2012 di The Bellezza Suites Permata Hijau. Selama masa karantina, peserta Miss Coffee Indonesia 2012 mengikuti rangkaian kegiatan dan pelatihan, seperti lecture mengenai kopi, table manner, koreografi, beauty class, public speaking, leadership, penyuluhan tentang bahaya narkotika dan obat – obatan terlarang, dll.

Pemilihan Miss Coffee Indonesia ini diselenggarakan dengan harapan untuk memajukan dan mempromosikan kopi Indonesia sekaligus untuk mengembangkan dan meningkatkan industri kopi yang berakhir pada peningkatan ekonomi disemua rantai pelaku usaha kopi melalui koperasi – koperasi petani kopi, sekaligus sebagai ajang dalam mempromosikan dan meningkatkan sektor Agrowisata di Indonesia yang tentunya akan memberikan dampak positif bagi peningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para petani kopi di Indonesia.

Pelaksanaan Miss Coffee Indonesia ini juga diharapkan untuk dapat lebih mendorong tumbuh dan berkembangnya industri kopi dalam negeri, dan juga mendorong perkembangan Pariwisata Kuliner Indonesia khususnya kuliner kopi Indonesia agar menjadi sebuah life style. (*)

Facebook Comments