October 20, 2017

Wonerojo, Alternatif Ekowisata Mangrove di Indonesia

Ekowisata mangrove

Ekowisata mangrove di Wonorejo, Kota Surabaya, menjadi satu di antara dua kawasan mangrove di Indonesia yang bakal dijadikan percontohan dalam proyek Mangrove Ecosystem Conservation and Sustainable Use (MECS). Hasil kerjasama antara Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dengan Japan International Cooperation Agency (JICA).

Menurut Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Surabaya Samsul Arifin mengatakan kesepakatan kerjasama MECS ditandatangani pada Maret 2011 dalam jangka waktu selama 3 tahun. Ini merupakan kelanjutan dari kerjasama sebelumnya yang dilakukan pada 1991-1999.

“MECS sendiri bertujuan untuk membentuk mekanisme share-learning, sebuah pembelajaran mengenai konservasi mangrove dan pemanfaatan yang berkelanjutan di negara-negara ASEAN. MECS sendiri, telah memilih Kota Surabaya dan Balikpapan sebagai percontohan karena di kedua lokasi tersebut memiliki isu yang sama yakni mangrove dapat memainkan peran penting dalam pengelolaan kawasan pesisir,” ujarnya.

Dikatakan Surabaya dan Balikpapan akan menyusun rencana kerja terkait konservasi mangrove untuk mengintegrasikan upaya-upaya dan pelaksanaan kegiatan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Oleh karenanya, untuk mendukung keberhasilan proyek MECS, Kemenhut bekerjakama dengan Pemkot Surabaya dan Balikpapan serta JICA menyelenggarakan workshop di Surabaya dan Balikpapan.

“Diharapkan melalui workshop ini, para peserta dapat saling bertukar ide dan memperoleh informasi melalui forum diskusi, presentasi, dan kunjungan ke lapangan. Kami juga ingin memanfaatkan momen ini sebagai persiapan pelaksanaan workshop tingkat ASEAN pada November 2012 mendatang,” katanya. (*)

Facebook Comments